Kamis, 05 Desember 2019

UNISDAKU

VISI
Menjadi Universitas yang Berdaya Saing Kuat, Mandiri, Berbudaya, Islami dan Bertaraf Internasional pada Tahun 2031
MISI
  1. Mengembangkan manajemen kelembagaan dengan prinsip-prinsip tata kelola Universitas yang baik, meningkatkan kualitas SDM, menyediakan sarana-prasarana pendidikan tinggi yang memadai dan berkualitas, serta mengembangkan tata kelola keuangan institusi yang efisien, transparan dan akuntabel.
  2. Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas yang menghasilkan lulusan yang islami menmpunyai keunggulan kompetitif/komparatif di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya.
  3. Mengembangkan dan meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian guna mendukung/menopang pendidikan dan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan pengayaan budaya yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
  4. Mengembangkan dan meningkatkan kualitas dan kuantitas pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya sesuai dengan kepentingan masyarakat dan bangsa.
  5. Meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak guna memperkaya pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

FASILITAS UNISDA

PROFIL

Sejarah
Perpustakaan Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan (Unisda Lamongan) berdiri sejak tanggal 28 September 1990, bersamaan dengan berdirinya Unisda Lamongan. Perpustakaan Unisda juga mengalami perkembangan yang cukup berarti. Terbukti dengan semakin banyaknya perubahan yang terjadi dalam rangka memajukan diri. Beberapa perubahan tersebut meliputi gedung, fasilitas, dana, pengelolaan dan jumlah koleksi yang terus bertambah dalam jumlah judul dan eksemplarnya, serta ragam ataupun jenis koleksinya.
Demikian juga dengan sistem sentralisasi yang telah berubah ke sistem desentralisasi. Perpustakaan Unisda yang dulu hanya satu-satunya perpustakaan di lingkungan Unisda, saat ini dengan beberapa perpustakaan fakultas dan perpustakaan unit penunjang yang lain semakin banyak memiliki peluang untuk mengembangkan diri secara lebih baik dan optimal, dalam rangka mewujudkan perpustakaan online yang mampu mengikuti perkembangan informasi di dunia informasi, khususnya dalam dunia pendidikan.
Perhatian yang cukup serius dari pimpinan Perpustakaan Unisda dan semangat kerja yang tinggi dari tenaga pengelola, mampu mengantarkan Perpustakaan Unisda untuk berubah menjadi perpustakaan yang modern, yaitu perpustakaan yang didukung oleh teknologi informasi dan komunikasi dalam usaha mendukung kegiatan proses belajar mengajar (fungsi edukatif) di Unisda secara lebih lebih efektif dan efisien, dengan hasil akhir yang optimal.

AKADEMIK

Fakultas agama islam adalah salah satu fakultas dilingkungan unisda  lamongan yang menyelenggarakan program strata satu (S1)  dengan program studi pendidikan agama islam (PAI). FAI UNISDA mengalami perkembangan yang cukup pesat  dengan dukungan fasilitas perkuliahan  yang memadai, meliputi: ruang kuliah lantai tiga, perpustakaan, laboratorium bahasa, laboratoriumkomputer, dan internet.
FAI UNISDA merupakan fakultas agama terdepan  dalam kualitas tanaga pengajar  yang terdiri dari dosen professional  dan berkualifikasi S2 dan S3. dengan 14 magister agama menjadikan FAI UNISDA mampu menghasilkan lulusan  yan setara dengan perguruan tinggi negeri.  Diantara tanaga pengajar FAI,  adalah lulusan perguruan tinggi luar negeri, diantaranya: Al- Azhar Mesir, international islamic university islamabat Pakistan, dan umul Qura Makkah.
Dalam mengembangkan wawasan intelektual mahasiswa, FAI menjalin kerjasama dengan beberapa universitas terkemuka. Disamping itu FAI mempunyai guru besar diantaranya Prof. Dr. Said Aqil Siraj, M.A., Prof. Dr. H. Ahmad Shodiqi, S.H., dan Prof. Dr. Alwy Shihab.
FAI membekali mahasiswa dengan keunggulan kompetitif yakni keahlian dalam bidang perencanaan pendidikan dan pengajaran (Agama Islam, Bahasa Arab, Guru MI dan RA) dan Ekonomi syari’ah.
FASILITAS PERKULIAHAN
Untuk memaksimalkan pembelajaran mahasiswa, FAI memiliki perpustakaan dengan puluhan ribu judul buku. Bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan, juga disediakan beasiswa diantaranya: LPIS Darul ‘Ulum, Kopertais IV, Beasiswa Guru Madin, Beasiswa Hufadz Al Qur an, maupun BRI. Untuk aktifitas mahasiswa disediakan wadah organisasi mahasiswa seperti BEM Fakultas, HMJ, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), LDK (Lembaga Dakwah Kampus), Banjari dan Kajian Islam (KI).
PRODI pada FAKULTAS AGAMA ISLAM
Sampai saat ini prodi yang terdapat pada Fakultas Pendidikan Agama Islam sebanyak 5 prodi yaitu:
 KERJASAMA
Fakultas Agama Islam UNISDA mengadakan kerjasama dengan berbagai pihak baik lembaga pendidikan, kemenag, dan pondok pesantren. Selain itu Fakultas Agama Islam UNISDA juga mengadakan kerjasama dengan Universitas luar negeri termasuk pertukaran mahasiswa asing, salah satunya adalah Thailand. Prodi Ekonomi Syari’ah juga telah membangun kerjsama dengan bank Jatim Syari’ah dan bank syari’ah lainnya.

Unisda Lamongan Kirim Dua Mahasiswa Mengajar di Filipina

Perlahan namun pasti, Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) Lamongan, Jawa Tumur terus melebarkan kiprah di kancah internasional. Sebelumnya mengirimkan mahasiswanya melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke luar negeri. Dan kali ini giliran mengutus mahasiswa terbaiknya melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ke Filipina. 
 
“Unisda semakin teguh dalam mewujudkan visinya yakni  menjadi universitas yang bertaraf internasional,” kata Hj Irmayani, Ahad (29/9).
 
Ketua Program PPL ke luar negeri Unisda ini menjelaskan untuk dapat mengikuti program ini, dilakukan proses seleksi yang cukup ketat.
 
“Hal tersebut dimulai dengan pengumuman akan adanya program PPL ke luar negeri,” jelasnya. 
 
Beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh peserta yang berkeinginan untuk ikut program ini di antaranya adalah harus mahasiswa semester VI atau angkatan 2016 dengan Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK minimal 3,00. 
 
“Mahasiswa yang ingin mengikuti program harus sehat jasmani, yang dinyatakan dengan surat keterangan sehat dari dokter, berkepribadian mandiri, supel, komunikatif, berwawasan luas dan berkomitmen tinggi,” ungkapnya. 
 
Yang juga tidak dapat ditawar yakni peserta diharuskan sudah lulus praktikum bahasa Inggris, komputer dan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Agama Islam  atau LPPAI, bebas narkoba yang dinyatakan lewat surat pernyataan.
 
“Berikutnya tidak menganut paham LGBT yang juga dinyatakan dengan surat pernyataan, memiliki kemampuan menulis kreatif dalam blog pribadi,” jelasnya.
 
Peserta diharuskan sanggup mengikuti seluruh tahapan seleksi, mempunyai paspor dan visa dan bersedia mengikuti kegiatan sampai selesai. 
 
“Seleksi yang dilaksanakan adalah wawancara kepribadian dan wawasan pedagogik, kemampuan bicara dan tulis bahasa Inggris, serta tes microteaching,” bebernya. 
 
Dan mahasiswa yang telah memenuhi kualifikasi dan proses seleksi ketat untuk dikirim ke Filipina kali ini adalah Maulida Itsnani Salsabila. Yang bersangkutan merupakan mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Yeni Mahmudah, mahasiswa program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
 
Maulida Itsnani merupakan mahasiswa yang sudah mempunyai banyak pengalaman untuk mengajar, di antaranya di Yayasan Hidayatul Ulum Montong Tuban, Pondok Modern Darul Ihsan Nganjuk, Yayasan MimHa Bandung, Red Angels (flight attendant training) Padangan Bojonegoro, MIM 04 Blimbing, dan SMPN 1 Maduran. 
 
“Selain itu gadis kelahiran Paciran Lamongan tersebut juga aktif mengikuti English Writing Competitiondan Debate Competition,” jelas Hj Irmayani. 
 
Sementara itu, Yeni Mahmudah yang merupakan gadis asal Solokuro Lamongan adalah mahasiswa yang pernah menjadi juara 1 microteaching tingkat nasional di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Juga sebagai juara lomba tari tingkat nasional, dan aktif mengajar bimbingan belajar serta diniyah.
 
Di tempat terpisah, Hj Ainul Masruroh mengemukakan PPL adalah salah satu mata kuliah yang harus ditempuh baik bagi mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) maupun Fakultas Agama Islam (FAI). 
 
“PPL di Filipina tentu akan memberikan pengalaman lebih kepada dua mahasiswa tersebut,” kata Rektor Unisda ini.
 
Menurutnya, PPL di Filipina merupakan salah satu tindak lanjut dari adanya kerja sama Unisda Lamongan dengan University of Mindanao Filipina. 
 
“Dua mahasiswa Unisda ini akan mengajar kelas 7 di Davao City National High School dan kelas 5 di SIR Elementary School,” jelas rektor. 
 
Tak hanya PPL di luar negeri, keduanya juga berkesempatan memenuhi undangan dari Consul General of the Republic of Indonesia atau Konsulat Jenderal RI untuk Mindanao Sulu dan Tawi-Tawi Davao City, Filipina.
 
Program PPL ke Filipina ini dilaksanakan mulai 1 September hingga 29 September. 
 
“Dengan adanya mahasiswa yang PPL di Filipina, diharapkan dapat memotivasi mahasiswa baru untuk ikut berbangga dan bersungguh-sungguh dalam menimba ilmu di Universitas Islam Darul Ulum Lamongan” harap rektor.
 
Tak hanya mengirim mahasiswa, Unisda juga menerima mahasiswa luar negeri untuk melaksanakan program PPL di Indonesia. Dua mahasiswa University of Mindanao yang terpilih adalah Baby Von B Bajenting dan Jeremy Q Zulueta. 
 
Keduanya mengajar di MA Matholi’ul Anwar dan SMK NU 1 Karanggeneng yang masih satu yayasan dengan Universitas Islam Darul Ulum Lamongan. 

unisda

Dalam upaya mewujudkan menjadi Universitas bertaraf Internasional, Universiatas Islam Darul Ulum Lamongan kembali mengirimkan mahasiswanya untuk melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) ke Filipina. Sebelumnya Unisda juga telah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata ke luar negeri.
Rektor Unisda, Hajjah. Ainul Masruroh, S.H.I., M.H. menjelaskan PPL di Filipina ini merupakan salah satu tindak lanjut dari adanya kerjasama Unisda Lamongan dengan University of Mindanao Filipina. “PPL atau Praktik Pengalaman Lapangan adalah salah satu mata kuliah yang harus ditempuh baik bagi mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) maupun Fakultas Agama Islam (FAI). PPL di Filipina tentu akan memberikan pengalaman lebih kepada dua mahasiswa yang saat ini telah melaksanakan PPL di Filpina,” katanya, Senin (30/9/2019).
Mahasiswa yang telah memenuhi kualifikasi dan proses seleksi ketat untuk dikirim ke Filipina oleh Unisda Lamongan kali ini adalah Maulida Itsnani Salsabila yang merupakan mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Yeni Mahmudah mahasiswa program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
Gadis kelahiran dari Paciran Lamongan dengan nama Maulida Itsnani merupakan mahasiswa yang sudah mempunyai banyak pengalaman untuk mengajar, diantaranya di Yayasan Hidayatul Ulum Montong Tuban, pondok modern Darul Ihsan Nganjuk, yayasan MimHa Bandung, Red Angels (flight attendant training) Padangan Bojonegoro, MIM 04 Blimbing, dan SMP N 1 Maduran.
Sementara itu, Yeni Mahmudah yang merupakan gadis asal Solokuro Lamongan adalah mahasiswa yang pernah menjadi juara 1 microteaching tingkat nasional di UINSA Surabaya, juara 2 lomba tari tingkat nasional, dan aktif mengajar bimbel dan diniyah. “Dua Mahasiswa Unisda ini akan mengajar kelas 7 di Davao City National High School dan kelas 5 di S.I.R. Elementary school,” ujar Hajjah. Ainul Masruroh.
Tak hanya kesempatan PPL di Luar Negeri, mahasiswa UNISDA tersebut juga berkesempatan untuk memenuhi undangan dari Consul General of the Republic of Indonesia atau Konsulat Jenderal RI untuk Mindanao Sulu dan Tawi-Tawi Davao City – Filipina. Program PPL ke Filipina ini, telah dilakukan mulai dari tanggal 1 September hingga 29 September. “Dengan adanya Mahasiswa yang PPL di Filipina, diharapkan dapat memotivasi mahasiswa baru untuk ikut berbangga dan bersungguh dalam menimba ilmu di Universitas Islam Darul Ulum Lamongan,” tambahnya.
Proses pemilihan mahasiswa PPL tersebut melalui seleksi yang ketat, dimulai dengan pengumuman akan adanya program PPL luar negeri. Ketua panitia seleksi pada kesempatan ini diketuai oleh ibu Dr. Hj. Irmayani, S.S., M.Pd. Beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh peserta yang berkeinginan untuk PPL Luar Negeri diantaranya adalah peserta harus mahasiswa di semester VI atau angkatan 2016 dengan IPK minimal adalah 3,00.
Mahasiswa yang ingin mengikuti program diantaranya harus sehat jasmani, dinyatakan dengan Surat Keterangan Sehat dari Dokter, berkepribadian mandiri, supel, komunikatif, berwawasan luas dan berkomitmen tinggi. Diharuskan sudah lulus praktikum Bahasa Inggris, Komputer, dan LPPAI, bebas narkoba, dinyatakan dengan Surat Pernyataan, tidak menganut paham LGBT.
Tak hanya mengirim mahasiswa, Unisda juga menerima mahasiswa PPL untuk melaksanakan program PPL di Indonesia. Dua mahasiswa University of Mindanao yang terpilih adalah Baby Von B. Bajenting dan Jeremy Q. Zulueta. Kedua mahasiswa tersebut mengajar di MA Matholi’ul Anwar dan SMK NU 1 Karanggeneng yang masih satu yayasan dengan Universitas Islam Darul Ulum Lamongan.

BIODATA DIRI

NAMA : FIRDA JUWITA ZURI RATNA ULA
ALAMAT : BOJONEGORO, KEPOHBARU
HOBI : TIDUR
AGAMA : ISLAM
PRODI : PAI
KULIAH : UNIVERSITAS ISLAM DARUL 'ULUM LAMONGAN
STATUS : MAHASISWA